Konversi DVD to VCD

Jika minggu kemarin Anda sudah mengolah file DVD ke format .d2v untuk video-nya dan AC3 menjadi Wave-Stereo untuk audionya, maka langkah terakhir yang harus dilakukan untuk mengubah format menjadi file VCD adalah dengan menyatukan dua file yang berbeda ini ke dalam satu file utuh yang berformat .dat.
Untuk melakukan hal itu, dibutuhkan software maupun perangkat komputer yang cukup memadai agar proses encoding yang berlangsung dapat dilakukan dengan cepat, mulus, dan menghasilkan kualitas yang yahud.
Untuk langkah akhir konversi ini, PCplus menggunakan software TMPGenc yang cukup lengkap dari segi fitur-fiturnya. Beberapa setting penting bisa diatur dengan menggunaan software ini sehingga hasil yang didapat bisa optimal dan sesuai kebutuhan penggunanya. Anda bisa mendapatkan software ini secara gratis di situs resminya yaitu www.tmpgenc.net.
Selain software-nya, PC yang dipakai pun sebaiknya memiliki resources yang memadai, terutama dari kecepatan prosesor dan memori yang dipakai. Dari pengalaman PCplus, Untuk mengolah file film DVD berdurasi 2 jam 15 menit diperlukan waktu hampir 4 jam untuk meng-encode-nya menjadi file VCD dengan kualitas terbaik. Itu pun sudah menggunakan spesifikasi komputer yang lumayan kencang seperti motherboard ber-chipset i875P, memori dual channel sebesar 1GB, kartu grafis GeForce FX5900 128MB, dan power supply 420watt dan prosesor 3.00GHz Hyper Threading. Spesifikasi yang lumayan tinggi memang diperlukan di sini mengingat resources yang akan dipakai akan sangat besar. PCplus menemukan, setiap proses ini dilakukan, CPU Usage yang terlihat pada kotak dialog Task Manager Windows XP akan menunjukkan angka 100 persen! Makanya, untuk mempercepat prosesnya, akan lebih bagus bila Anda menggunakan PC dengan spesifikasi yang tinggi.



Langkah-langkah untuk meng-encode dari file ke format VCD ini sebenarnya tidak terlalu sulit. Hanya butuh ketelitian agar kualitas gambar dan suara yang dihasilkan bisa maksimal.

1. Select Format
Layar pertama pada TMPGenc adalah pemilihan format file output yang hendak Anda buat. Di sini ada 3 buah format file yaitu Video-CD, Super Video-CD, dan DVD. PCplus kali ini menggunakan format Video-CD dengan tipe PAL. Anda bisa pilih format lain sesuai kebutuhan. Setelah Anda pilih, Anda tinggal mengklik tombol [next]

2. Select Source File
Setelah itu, Anda akan dihadapkan pada kotak dialog “Select Source File” yang meminta Anda untuk memilih file sumber yang hendak Anda konversikan. Pertama, Anda harus memasukkan file video dan audio yang hendak di-encode menjadi file VCD. Bila Anda telah mengikuti langkah langkah yang telah dijalankan sebelumnya, untuk file video Anda tinggal memasukkan file video berformat .d2v sementara untuk file audionya Anda memasukkan file berformat .wav.
Pada langkah ini Anda juga bisa mengubah 3 setting penting yaitu video type, file order, dan aspect ratio. Untuk aspect ratio, Anda bisa sesuaikan dengan kebutuhan. Namun, PCplus biasanya lebih banyak membiarkannya sesuai setting default dari filmnya. Setelah semua telah diisi sesuai keperluan, Anda bisa klik tombol [next] untuk pindah ke kotak dialog berikutnya.

3. Filter Setting
Pada kotak dialog ini, ada dua bagian penting yang harus diperhatikan yaitu Source Rage dan Other Setting. Pada kotak dialog Source Rage, Anda bisa mengedit video dan audio yang hendak Anda encoding. Fitur ini biasanya digunakan untuk memotong bagian depan atau bagian belakang file yang kurang penting agar besarnya file tidak melebihi batas kapasitas bila hendak “dibakar” pada keping CD. Di sini Anda bisa menggunakan slider yang ada untuk menentukan batas awal dan akhirnya. Setelah itu, Anda bisa masukkan waktu frame-nya pada frame awal atau frame akhir. Kalau sudah diset, klik tombol [Ok] untuk kembali ke kotak dialog Filter Setting.
Setelah itu, Anda bisa ke kotak dialog Other Setting. Di sini, ada beberapa setting penting yang harus Anda perhatikan untuk mendapatkan kualitas VCD yang baik. Aturlah Motion search precision pada kotak dialog Video misalnya sebaiknya diatur pada Highest Quality (very slow). Memang proses encoding-nya akan belangsung lama. Namun kualitas video yang dihasilkan akan lebih baik.
Anda juga harus memperhatikan setting dari Video Arrange method pada kotak dialog Advanced. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya dipilih Full Screen (Keep Aspect Ratio) dari beberapa pilihan yang ditawarkan. Sementara untuk yang lain tetap tak diutak-atik.
Setelah itu Anda akan kembali ke kotak dialog sebelumnya. Kalau semuanya sudah diatur dengan benar, klik tombol [next] untuk beralih ke kotak dialog selanjutnya.

4. Bitrate Setting
Kotak dialog selanjutnya yang muncul adalah Bitrate Setting yang berisi informasi tentang video dan video bitrate-nya, resolusinya, dan besar file dalam ukuran bar. Jika Anda memang berencana membakar file VCD yang sudah jadi dalam sebuah CD, informasi file dalam ukuran bar ini seharusnya diperhatikan benar agar proses pengopian ke CD bisa berhasil. Untuk mengeditnya, Anda bisa menggunakan kembali fitur Source Range pada kotak dialog sebelumnya hingga besarnya file output tidak melampaui kapasitas CD. Jika sudah, Anda tinggal klik tombol [next].

5. Specifiying Output File Name
Kotak dialog selanjutnya akan memerintahkan Anda untuk memberi nama file output yang akan dihasilkan dan lokasi file tersebut. Setelah itu, Anda tinggal klik tombol [Start] dan encoding akan berlangsung.

Mudah bukan? Yang pasti, buat Anda yang ingin mengabadikan film-film favorit Anda dalam format VCD akan merasa terbantu dengan konversi semacam ini. Selamat mencoba.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ingin Aplikasi dan Game ANDROID untuk HH kamu?

KLIK : http://adf.ly/DSbul

Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese
English French German Spain Italian Dutch
BLOG INI SEKEDAR CATATAN BIAR GAK HILANG DAN LUPA. Seluruh isi Blog bebas Etika Copy/Paste. Silahkan COPY - PASTE seluruh isi ARTIKEL dengan bebas. Karena begitu indahnya berbagi informasi.mohon maaf bagi Blogger yang secara sengaja artikelnya saya "bajak" semoga bisa bermanfaat bagi orang banyak ^^

masukkan alamat email anda:

Untuk belangganan ArtikelTerbaru


suryo basuki blog

suryo on Plurk

Arsip Blog